Pengertian Konduksi, Konveksi Dan Radiasi

 Konduksi yakni perpindahan panas melalui zat tanpa ada bab zat yang berpindah PENGERTIAN KONDUKSI, KONVEKSI DAN RADIASI

1. PENGERTIAN KONDUKSI
Konduksi yakni perpindahan panas melalui zat tanpa ada bab zat yang berpindah.
Contoh :
- Sendok yang kita celupkan ke air yang panas, maka sendok tersebut akan terasa panas dari ujung hingga pangkalnya
- Besi yang disentuhkan ujungnya ke dalam api, maka pangkal besi juga akan terasa panas.

2. PENGERTIAN KONVEKSI
Konveksi yakni perpindahan panas alasannya yakni anutan zat
Contoh :
- Panas air dalam panci yang dimasak akan menyeluruh menyebar panasnya

3. PENGERTIAN RADIASI
Radiasi yakni perpindahan panas tanpa melalui zat perantara
Contoh :
- Sinar matahari terasa panas hingga ke bumi
- Api unggun terasa panas dikala kita berada di dekatnya

( Baca juga : Pengertian dan Contoh Benda Konduktor dan Isolator )

Istilah-Istilah Dalam Imu Pengetahuan Alam

benda yang sanggup kembali ke bentuk semula sesaat setelah dorongan atau tarikan Istilah-Istilah dalam Imu Pengetahuan Alam


Istilah-Istilah dalam Imu Pengetahuan Alam

- Benda lentur  : benda-benda yang sanggup kembali ke bentuk semula sesaat setelah dorongan atau tarikan

- Bayi           : anak yang gres lahir hingga berumur beberapa bulan

- Ekolokasi      : kemampuan binatang untuk mengetahui arah gerak, makanan, dan keadaan lingkungannya dengan memakai suara

- Embrio         : bakal anak yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin jantan dan sel telur yang mengalami pertumbuhan.

- Energi         : kemampuan untuk melaksanakan usaha

Ekosistem      : suatu unit kehidupan yang di dalamnya terdapat kekerabatan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya

Fragmentasi    : perkembangbiakan vegetatif dengan cara membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan sanggup bermetamorfosis individu baru

Gaya           : tarikan atau dorongan

( Baca juga : Pengertian Dan Contoh Benda Konduktor dan Isolator )

Gaya pegas    : gaya yang dimiliki oleh benda yang bersifat elastis

Generatif       : proses perkembangbiakan yang diawali dengan penyerbukan dan pembuahan

Habitat          : kawasan tinggal makhluk hidup

Isolator          : materi atau alat yang lambat (sulit) menghantarkan panas

Insektisida    : materi kimia yang bersifat racun, biasanya dipakai untuk membunuh serangga yang menjadi hama pertanian

Janin          : embrio yang telah melebihi umur dua bulan

Karat          : lapisan (merah kekuning-kuningan) yang menempel pada besi dan sebagainya tanggapan proses kimia, zat yang terjadi alasannya oksidasi logam dengan oksigen yang terdapat di udara

Konduktor      : zat atau benda yang sanggup menghantarkan panas

Konservasi     : pemeliharaan dan dukungan sesuatu secara teratur untuk mencegah kerusakan dan kemusnahan dengan jalan mengawetkan; pengawetan; pelestarian

Konveksi       : perpindahan panas alasannya anutan zat

Konduksi       : perpindahan panas melalui zat tanpa ada bab zat yang berpindah

Merunduk       : cara perkembangbiakan tumbuhan dengan menyentuhkan ranting atau cabang tumbuhan ke tanah

Ovipar         : perkembangbiakan binatang dengan cara bertelur

Ovovivipar     : perkembangbiakan binatang dengan cara bertelur dan melahirkan atau binatang sanggup mengerami telur yang bercakang dalam rahim, contohnya ular, kadal, dan hiu

Pestisida      : zat yang beracun untuk membunuh hama

Pembuahan      : proses peleburan sel kelamin jantan dan sel telur

Penyerbukan    : tragedi jatuhnya serbuk sari di atas kepala putik

Perkembangan   : proses perubahan badan yang sedikit demi sedikit menuju dewasa

Pertumbuhan    : proses perubahan ukuran bagian-bagian badan menjadi semakin besar

Perubahan energi  : perubahan bentuk energi menjadi bentuk energi lain

Pubertas       : tahap pertumbuhan insan melalui usia sebelas tahun hingga duapuluh satu tahun

Radiasi        : perpindahan panas tanpa medium perantara

Reboisasi      : penanaman kembali hutan yang gundul

Revolusi bulan : gerakan bulan mengelilingi bumi

Revolusi bumi  : gerakan bumi mengelilingi matahari

Rotasi bulan   : perputaran bulan pada sumbunya

Rotasi bumi    : perputaran bumi pada sumbunya

Setek          : cara perkembangbiakan tumbuhan dengan memakai bab dari batang atau daun tumbuhan

Sumber listrik : benda-benda yang sanggup menjadikan arus listrik

Tata surya     : susunan planet-planet serta benda-benda langit lainnya yang mengelilingi matahari

Vivipar        : perkembangbiakan binatang dengan cara melahirkan

Pengertian Dan Pola Benda Konduktor Dan Isolator

PENGERTIAN DAN CONTOH BENDA KONDUKTOR DAN ISOLATOR PENGERTIAN DAN CONTOH BENDA KONDUKTOR DAN ISOLATOR

A. Pengertian Konduktor Dan Isolator
1. Konduktor ialah benda-benda yang sanggup memindahkan panas dengan baik melalui zat tanpa ada bab zat yang berpindah.

2. Isolator ialah benda-benda yang tidak sanggup memindahkan panas dengan baik.

B. Contoh Benda-Benda Konduktor
1. Besi
2. Baja
3. Seng
4. Logam
5. Alumunium
6. Teflon
7. Tembaga

C. Contoh Benda-Benda Isolator
1. Karet
2. Plastik
3. Kayu
4. Kertas
5. Kain
6. Gabus
7. Busa

Perkembangan Fisik Pada Anak Pria Dan Perempuan

Tumbuh rambut di ketiak dan pangkal paha Perkembangan Fisik Pada Anak Laki-laki Dan Perempuan


A. Perkembangan fisik pada anak laki-laki
1. Suara menjadi besar (berat)
2. Tumbuh kumis, janggut, dan cambang
3. Tumbuh rambut di ketiak dan pangkal paha
4. Tumbuh jakung di leher
5. Bahu lebih lebar sehingga dada membidang

B. Perkembangan fisik pada anak perempuan:
1. Suara menjadi lebih nyaring (cempreng)
2. Organ reproduksi mulai menghasilkan sel telur
3. Ditandai dengan datangnya haid/menstruasi
4. Payudara mulai berkembang
5. Tubuh mulai berkembang
6. Kulit menjadi lebih halus

Rangkuman Bahan Perkembangan Dan Pertumbuhan

RANGKUMAN MATERI PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN  RANGKUMAN MATERI PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN


RANGKUMAN MATERI PERKEMBANGAN DAN PERTUMBUHAN 

1. Pertumbuhan yakni  perubahan  dari  kecil menjadi  tinggi  dan  besar,  disertai  dengan pertambahan berat pada makhluk hidup.

2. Perkembangan yakni perubahan struktur fungsi dan organ badan makhluk hidup.

3. Pertumbuhan  dan  perkembangan
a. Makhluk  hidup  mengalami  pertumbuhan  dan  perkembangan. Pertumbuhan merupakan perubahan dari kecil menjadi besar dan  tinggi,  disertai  pertambahan  berat.  Perkembangan merupakan perubahan struktur dan fungsi organ badan makhluk hidup.
b. Secara sistematis pertumbuhan insan melalui tahapan: bayi- balita-usia  sekolah-remajadewasa-tua.

4. Perkembangan fisik pada manusia
a. Perkembangan fisik pada anak pria dan perempuan tidak sama.
b. Perkembangan fisik anak pria dan perempuan sanggup diamati pada usia sekitar 12 tahun.
c. Perkembangan yang sanggup diamati meliputi: suara, tumbuhnya rambut, pertumbuhan organ kelamin, dan perubahan fisik.

( Baca juga : Bahan Kimia Eksplosif dan Korosif )

5. Ciri perkembangan fisik pada perempuan :
a. suara menjadi lebih nyaring (cempreng)
b. payudara mulai berkembang
c. umbuh rambut di ketiak dan pangkal paha
d. kulit menjadi lebih halus
e. organ reproduksi mulai menghasilkan sel telur,
f. ditandai dengan datangnya haid/menstruasi

6. Ciri perkembangan fisik pada pria :
a. Suara menjadi besar (berat)
b. Tumbuh kumis, janggut, dan cambang
c. Tumbuh rambut di ketiak dan pangkal paha
d. Tumbuh jakung di leher
e. Bahu lebih lebar sehingga dada membidang

7. Makhluk hidup berkembang biak untuk mempertahankan jenisnya biar tidak punah.

8. Tumbuhan berbiji berkembang biak secara generatif dan vegetatif.

9. Bunga  merupakan  alat  perkembangbiakan  generatif  pada flora  berbiji.  Putik  berfungsi  sebagai  alat  kelamin  betina. Sedangkan benang sari berfungsi sebagai alat kelamin jantan.

10. Perkembangbiakan generatif diawali dengan proses penyerbukan. Penyerbukan yakni insiden jatuhnya serbuk sari di atas kepala putik
11. Perkembangbiakan  vegetatif  dibedakan  menjadi  vegetatif  alami dan vegetatif buatan.

12. Perkembangbiakan pada flora tidak berbiji antara lain dengan cara membelah diri dan spora.

13. Perkembangbiakan  hewan  tak  bertulang  belakang  (invertebrata) terjadi secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif contohnya  dengan  tunas,  membelah  diri,  dan  spora.  Sedangkan perkembangbiakan generatif contohnya anisogami dan konjugasi.

14. Perkembangbiakan  pada  manusia  terjadi  secara  generatif. Perkembangbiakan  secara  generatif  yaitu  terjadi  peleburan  sel kelamin  jantan  dan  sel  kelamin  betina.  Sel  kelamin  jantan  disebut sperma  dan  sel  kelamin  betina  disebut  ovum.  Perhatikan  gambar  di bawah  ini.

Bahan Kimia Korosif Dan Eksplosif, Serta Cara Mengatasinya.

 Bahan Kimia korosif ialah sifat suatu subtantsi yang sanggup menjadikan benda lain hancur Bahan Kimia Korosif dan Eksplosif, Serta Cara Mengatasinya.


1. Bahan Kimia Korosif 
Bahan Kimia korosif ialah sifat suatu subtantsi yang sanggup menjadikan benda lain hancur atau memperoleh efek negatif. Benda Korosif sanggup menjadikan kerusakan pada mata, kulit, sistem pernapasan, dan banyak lagi. Contoh materi kimia yang bersifat korosif antara lain :
1. Asam sulfat
2. Asam asetat
3. Asam klorida
4. Asam nitrat
5. Fenol
6. Natrium hidroksida
7. Asam sitrat
8. Kalium hidroksida
9. Amonium hidroksida
10. Klor

Cara mengatasi materi kimia korosif
Cara yang sanggup dilakukan untuk mencegah/memperlambat korosi :
1. Mengecat
Cat sanggup menghindarkan kontak eksklusif antara besi dan udara lembab sehingga sanggup memperlambat korosi. Cara ini biasa dilakukan pada pintu, pagar, pipa besi, dan lain-lain.
2. Melumuri dengan oli
Melumuri dengan oli sanggup mencegah kontak eksklusif dengan air dan uadara lembab. Cara ini biasa dilakukan pada perkakas dan mesin.
3. Dibalut dengan plastik
Cara ini biasa dipakai contohnya pada rak piring dan keranjang sepeda.
4. Tin Plating
Tin plating ialah pelapisan dengan timah. Cara ini dilakukan biasanya pada kaleng kemasan alasannya ialah timah merupakan logam yang anti karat.
5. Galvanisai
Galvanisasi ialah pelapisan dengan zink. Cara ini dilakukan alasannya ialah zink juga merupakan logam anti karat. Contohnya pada : tiang listrik atau tiang telepon, papa air, dan pagar.
6. Cromium Plating
Cromium Plating ialah pelapisan dengan memakai kromium. Sama menyerupai zink, kromium sanggup memperlihatkan santunan terhadap korosi meskipun lapisan kromium ada yang rusak. Cara ini biasa dilakukan pada sepeda dan bumper mobil.

( Baca juga : Tugas Perangkat Desa )

2. BAHAN KIMIA EKSLPOSIF
Bahan kimia eksplosif ialah materi kimia yang gampang meledak.
Contoh materi kimia eksplosif adalah
1. Karbit
2. Bubuk mesiu
3. Gas
4. Flashbang

Cara menangani materi kimia eksplosif ialah :
1. simpan ditempat tertutup rapat, hindari bersentuhan dengan oksigen, air, dan api
2. Simpan di Ruangan cuek dan berventilasi.
3. Jauhkan dari panas dan api.
4. Hindari dari gesekan, Tumbukan mekanis.

Tugas Dan Fungsi Perangkat Desa (Kepada Desa, Sekretaris Desa, Kaur Umum, Kaur Pemerintahan, Kaur Keuangan, Dll)

Tugas Dan Fungsi Perangkat Desa (Kepada Desa, Sekretaris Desa, Kaur Umum, Kaur Pemerintahan, kaur Keuangan, Dll)

Menyelenggarakan pemerintahan desa menurut kebijakan yang ditetapkan bersama BPD Tugas Dan Fungsi Perangkat Desa (Kepada Desa, Sekretaris Desa, Kaur Umum, Kaur Pemerintahan, kaur Keuangan, Dll)


KEPALA DESA
1. Menyelenggarakan pemerintahan desa menurut kebijakan yang ditetapkan bersama BPD
2. Mengajukan rancangan peraturan Desa
3. Menetapkan peraturan-peraturan yang telah mendapat persetujuan bersama BPD
4. Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengnenai APB Desa untuk dibahas dan ditetapkan bersama BPD
5. Membina kehidupan masyarakat Desa
6. Membina ekonomi desa
7. Mengordinasikan pembangunan desa secara partisipatif
8. Mewakili desanya di dalam dan luar pengadilan dan sanggup menunjuk kuasa aturan untuk mewakilinya sesuai dengan paeraturan perundang-undangan; dan
9. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

SEKRETARIS DESA
1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam mempersiapkan dan melaksanakan pengelolaan manajemen Desa, mempersiapkan materi penyusunan laporan penyelenggaraan Pemerintah Desa.

2. Fungsi :
Penyelenggara kegiatan manajemen dan mempersiapkan materi untuk kelancaran kiprah Kepala Desa
Melaksanakan kiprah kepala desa dalam hal kepala desa berhalangan
Melaksanakan kiprah kepala desa apabila kepala desa diberhentikan sementara
Penyiapan dukungan penyusunan Peraturan Desa
Penyiapan materi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
Pengkoordinasian Penyelenggaraan tugas-tugas urusan; dan
Pelaksanaan kiprah lain yang diberikan oleh Kepala Desa.

( Baca juga : Lama Waktu Lumba-Lumba Melahirkan )

KEPALA URUSAN (KAUR) UMUM
1. Tugas Pokok : Membantu Sekretaris Desa dalam melaksanakan manajemen umum, tata perjuangan dan kearsipan, pengelolaan inventaris kekayaan desa, serta mempersiapkan materi rapat dan laporan.

2. Fungsi :
Pelaksanaan, pengendalian dan pengelolaan surat masuk dan surat keluar serta pengendalian tata kearsipan
Pelaksanaan pencatatan inventarisasi kekayaan Desa
Pelaksanaan pengelolaan manajemen umum
Pelaksanaan penyediaan, penyimpanan dan pendistribusian alat tulis kantor serta pemeliharaan dan perbaikan peralatan kantor
Pengelolaan manajemen perangkat Desa
Persiapan bahan-bahan laporan; dan
Pelaksanaan kiprah lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.

KAUR KEUANGAN
1. Tugas Pokok : Membantu Sekretaris Desa dalam melaksanakan pengelolaan sumber pendapatan Desa, pengelolaan manajemen keuangan Desa dan mempersiapkan materi penyusunan APB Desa.

2. Fungsi :
Pelaksanaan pengelolaan manajemen keuangan Desa
Persiapan materi penyusunan APB Desa; dan
Pelaksanaan kiprah lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.

KAUR PEMERINTAHAN
1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam melaksanakan pengelolaan manajemen kependudukan, manajemen pertanahan, pembinaan, ketentraman dan ketertiban masyarakat Desa, mempersiapkan materi perumusan kebijakan penataan, Kebijakan dalam Penyusunan produk aturan Desa.
2. Fungsi :
Pelaksanaan kegiatan manajemen kependudukan
Persiapan bahan-bahan penyusunan rancangan peraturan Desa dan keputusan Kepala Desa
Pelaksanaan kegiatan manajemen pertanahan
Pelaksanaan Kegiatan pencatatan monografi Desa
Persiapan dukungan dan melaksanakan kegiatan penataan kelembagaan masyarakat untuk kelancaran penyelenggaraan pemerintahan Desa
Persiapan dukungan dan melaksanakan kegiatan kemasyarakatan yang bekerjasama dengan upaya membuat ketentraman dan ketertiban masyarakat dan pertahanan sipil; dan
Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan kepada Desa.
Administrasi Pemerintahan Desa :
8. Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
9. Pembuatan Kartu Keluarga (KK)
10. Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warga Desa yang berkehidupan ekonomi kurang bisa semoga mendapat penangguhan-penangguhan. Misalkan penangguhan atau pengurangan beban biaya di rumah sakit. Pembuatan surat ini tidak memerlukan biaya, digratiskan bagi warga Desa yang memerlukan. Dalam perkembangannya SKTM ini bermetamorfosis Kartu Multiguna, Kartu ini sanggup dipakai oleh satu keluarga yang diwakili oleh kepala keluarga sebagai pemegang kartu
11. Surat Keterangan Lalu Lintas
12. Surat Keterangan NTCR
13. Surat Pengantar Pernikahan
14. Surat Keterangan Naik Haji
15. Surat Keterangan Domisili
16. Surat Keterangan Pengantar Kepolisian
17. Surat Keterangan Pindah
18. Surat Keterangan Lahir/Mati
19. Surat Keterangan Ke Bank dll.
20. Surat Keterangan Pengiriman Wesel
21. Surat Keterangan Jual Beli Hewan
22. Surat Keterangan Izin Keramaian
23. Pengenaan Pungutan atas Transaksi Jual beli Hasil Bumi dikenakan dari harga transaksi jual beli dan dikenakan kepada pembeli atau penjual
24. Pengenaan pungutan atas transaksi jual beli tanah rumah dikenakan dari harga transakasi jual beli dan dikenakan kepada pembeli atau penjual
25. Surat Keterangan Tebang Kayu/Bambu
26. Tarip pengenaan pungutan pengusaha angkutan sewa sarana dan BUMdes; dan
27. Perusahaan PT/CV atau pemborong dan sejenisnya dari jumlah anggaran.

( Baca juga : Macam-Macam Arsip )

KAUR EKONOMI PEMBANGUNAN
1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam melaksanakan penyiapan materi perumusan kebijakan teknis pengembangan ekonomi masyarakat dan potensi desa, pengelolaan manajemen pembangunan, pengelolaan pelayanan masyarakat serta penyiapan materi tawaran kegiatan dan pelaksanaan kiprah pembantuan.
2. Fungsi :
Penyiapan bantuan-bantuan analisa & kajian perkembangan ekonomi masyarakat
Pelaksanaan kegiaatan manajemen pembangunan
Pengelolaan kiprah pembantuan; dan
Pelaksanakan kiprah lain yang diberikan oleh Kepala Desa.

KAUR KESRA (KESEJAHTERAAN RAKYAT)
1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam melaksanakan penyiapan materi perumusan kebijakan teknis Penyusunan Program Keagamaan serta melaksanakan Program pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan.
2. Fungsi :
Penyiapan materi untuk pelaksanaan aktivitas kegiatan keagamaan
Penyiapan dan pelaksanaan aktivitas perkembangan kehidupan beragama
Penyiapan materi dan pelaksanaan program, pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan; dan
Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

KEPALA DUSUN (KADUS)
Tugas :
1. Membantu pelaksanaan kiprah kepala desa dalam wilayah kerjanya
2. Melakukan training dalam rangka meningkatkan swadaya dan bersama-sama masyarakat
3. Melakukan kegiatan penerangan wacana aktivitas pemerintah kepada masyarakat
4. Membantu kepala desa dalam training dan mengkoordinasikan kegiatan RW (Rukun Wilayah) dan RT (Rukun Tetangga) diwilayah kerjanya
5. Melaksanakan kiprah lain yang diberikan oleh kepala desa.

Fungsi :
1. Melakukan koordinasi terhadap jalannya pemerintah desa, pelaksanaan pembangunan dan training masyarakat diwilayah dusun
2. Melakukan kiprah dibidang pembangunan dan training kemasyarakatan yang menjadi tanggung jawabnya
3. Melakukan perjuangan dalam rangka meningkatkan partisipasi dan swadaya bersama-sama masyarakat dan melaksanakan training perekonomian
4. Melakukan kegiatan dalam rangka training dan pemeliharaan ketrentaman dan ketertiban masyarakat
5. Melakukan fungsi-fungsi lain yang dilimpahkan oleh kepala desa.

BPD (BADAN PERWAKILAN DESA) 
BPD memiliki fungsi memutuskan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Tugas :
1. Membahas rancangan peraturan desa bersama kepala desa
2. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa
3. Mengusulkan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa
4. Membentuk panitia pemilihan kepala desa
5. Menggali, menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat
6. Menyusun tata tertib BPD.

Hak :
1. Meminta keterangan kepada pemerintah desa
2. Menyatakan pendapat Kewajiban
3. Mengamalkan pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar 1945 dan mentaati segala peraturan perundang-undangan
4. Melaksanakan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa
5. Mempertahankan dan memelihara aturan nasional sera keutuhan NKRI
6. Menyerap, menampung, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat
7.
8. Memproses pemilihan kepala desa
9. Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan
10. Menghormati nilai-nilai sosial budaya dan adab istiadat masyarakat setempat
11. Menjaga norma dan etika dalam relasi kerja dengan forum kemasyarakatan.

Lama Waktu Lumba-Lumba Melahirkan

lumba yaitu mamalia bahari yang sangat cerdas Lama Waktu Lumba-Lumba Melahirkan


Lumba-lumba yaitu mamalia bahari yang sangat cerdas, selain itu sistem alamiah yang melengkapi tubuhnya sangat kompleks. Sehingga banyak teknologi yang terinspirasi dari lumba-lumba. Salah satu pola yaitu kulit lumba-lumba yang bisa memperkecil goresan dengan air, sehingga lumba-lumba sanggup berenang dengan sedikit kendala air. Hal ini yang dipakai para perenang untuk merancang baju renang yang ibarat kulit lumba-lumba.

Lumba-lumba mempunyai sebuah sistem yang dipakai untuk berkomunikasi dan mendapatkan rangsang yang dinamakan sistem sonar, sistem ini sanggup menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga terhindar dari benturan. Teknologi ini kemudian diterapkan dalam pembuatan radar kapal selam. Lumba-lumba yaitu binatang menyusui alasannya yaitu lumba lumba yaitu mamalia. Mereka hidup di bahari dan sungai di seluruh dunia. Lumba-lumba yaitu kerabat paus dan pesut. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba.


Lumba-lumba termasuk binatang mamalia. Lumba-lumba bernafas dengan memakai paru-paru, sehingga mereka setiap beberapa menit selalu muncul ke permukaan air untuk mengirup udara. Untuk menghirup udara di permukaan air, lumba-lumba mempunyai lubang kecil ibarat ekspresi di belakang kepalanya yang sering di sebut “blowhole”. Melalui lubang inilah lumba-lumba bernafas. Sering kali kita melihat semburan kecil ibarat kabut air keluar dari “blowhole”. Semburan kecil ini terjadi sebelum menghirup udara, sesudah menghirup udara secukupnya, lubang ini akan menutup sehingga air tidak sanggup masuk ke paru-paru dan mulai berenang atau menyelam ibarat biasanya.

( Baca juga : Macam-Macam Arsip )

Ada banyak jenis lumba-lumba di dunia ini, dan untuk menjadi lumba-lumba remaja yang siap berproduksi tergantung jenis species dan jenis kelaminnya. Untuk lumba-lumba betina bisanya lebih cepat remaja daripada lumba lumba jantan. Lumba-lumba remaja betina yaitu lumba-lumba betina yang siap untuk dibuahi oleh lumba-lumba jantan.
Setelah di buahi oleh lumba-lumba jantan, maka lumba-lumba betina akan mengalami masa kehamilan sekitar 9 hingga 17 bulan tergantung dari jenis lumba-lumba tersebut. Misalnya : 
- lumba2 hidung botol, 12 bulan
- lumba2 spinner 10.5 bulan
- lumba2 spotted 11.5 bulan
- lumba2 pilot 12-15 bulan
- lumba2 risso 13-14 bulan

Awalnya dari kelahiran berjalan sangat lambat, sang ibu biasanya hanya berenang berputar-putar di atas permukaan bahari selama satu atau dua jam. Setelah waktunya sempurna bayi lumba-lumba yang disebut “calf” muncul keluar dengan rentang waktu 20 hingga 30 menit. Biasanya yang muncul pertama kali yaitu ekor dari bayi, tapi tidak menutup kemungkinan kepala yang muncul duluan, kebanyakan lumba-lumba melahirkan dengan ekor bayi terlebih dahulu. Rata-rata bayi lumba-lumba lahir dengan panjang 42 hingga 52 inch dengan berat sekirat 44 pounds. Bayi lumba-lumba mempunyai tulang punggung dan ekor yang sangat fleksibel dan akan mengeras dikala beranjak dewasa.

Bayi lumba-lumba yang gres lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya biar bisa menghirup udara. Lumba-lumba perlu naik ke permukaan untuk bernapas supaya tetap hidup. Lumba-lumba bernapas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalnya. Tubuhnya yang licin dan ramping sangat sesuai untuk berenang. Induk lumba-lumba menyusui anaknya dengan susu yang gurih dan menyediakan energi bagi anaknya supaya cepat besar. Setiap anak lumba-lumba selalu berada di bersahabat induknya, sehingga ibunya bisa melindungi dari bahaya. Lumba-lumba selalu menjaga hubungan dengan anaknya hingga tumbuh semakin besar. Induk lumba-lumba memanggil anak anaknya dengan siulan khusus yang bisa mereka kenali.